Semua Kategori

Hubungi Kami

Berita

Beranda >  Berita

Apa perbedaan antara proses bubut CNC dan proses frais CNC?

Time : 2026-01-12

Bubut CNC (pengendalian numerik bubut) dan frais CNC (pengendalian numerik frais) adalah dua jenis metode pemrosesan kontrol numerik yang umum. Keduanya memiliki perbedaan signifikan dalam prinsip pemrosesan, metode pergerakan benda kerja, objek pemrosesan, dan jenis alat potong, di antara aspek lainnya. Berikut ini penjelasan rinci yang membandingkan keduanya dari berbagai dimensi:

1.Prinsip pemrosesan

Pemesinan CNC:

Prinsip kerja: Benda kerja berputar sementara alat potong memotong material benda kerja sepanjang jalur yang telah ditentukan.

Gerakan utama: Benda kerja berputar mengelilingi sumbunya (gerakan primer), dan alat potong bergerak dalam garis lurus (gerakan sekunder).

Pengolahan frais CNC:

Prinsip kerja: Alat potong berputar, dan benda kerja bergerak relatif terhadap alat potong melalui pergerakan meja kerja untuk proses pemotongan.

Gerakan utama: Rotasi alat potong (gerakan primer), pergerakan benda kerja atau alat potong sepanjang sumbu X, Y, dan Z (gerakan pemakanan).

2. Objek Pengolahan

Pengolahan bubut CNC:

Aplikasi khas: Terutama digunakan untuk pengolahan bagian bentuk putar, seperti poros, cakram, dan bagian tipe selubung.

Karakteristik bentuk: Cocok untuk pengolahan permukaan silindris, lubang dalam, permukaan kerucut, permukaan bola, ulir, dan bagian simetris putar lainnya.

Pengolahan frais CNC:

Aplikasi khas: Cocok untuk pengolahan bidang datar, alur, lubang, permukaan lengkung kompleks, kontur, dll.

Karakteristik bentuk: Sering digunakan dalam pengolahan bentuk geometris kompleks, seperti cetakan, permukaan melengkung kompleks, dan alur pada komponen, dll.

3. Jenis Alat

Pengolahan bubut CNC:

Alat potong umum: Alat utama yang digunakan adalah alat bubut, termasuk alat bubut silindris luar, alat bubut lubang dalam, alat alur, dan alat bubut ulir, dll.

Metode fiksasi alat: Alat biasanya dipasangkan pada dudukan alat. Dudukan alat dapat diganti atau menggunakan perangkat pergantian alat otomatis.

Pengolahan frais CNC:

Alat umum: Memanfaatkan berbagai jenis pisau frais, seperti pisau frais ujung, pisau frais muka, pisau frais bola, dan pisau frais sudut, dll.

Metode fiksasi alat: Alat dipasangkan pada spindel. Biasanya, dikencangkan menggunakan dudukan alat dan dapat diganti secara otomatis melalui magazin alat.

4. Ketelitian pemrosesan dan kualitas permukaan

Pengolahan bubut CNC:

Ketelitian: Cocok untuk pemrosesan komponen benda putar presisi tinggi, dan biasanya dapat mencapai ketelitian dimensi yang sangat tinggi.

Kualitas permukaan: Dengan mengoptimalkan parameter pemotongan, kekasaran permukaan yang sangat baik dapat dicapai.

Pengolahan frais CNC:

Akurasi: Cocok untuk pemrosesan presisi bagian berbentuk kompleks, terutama menunjukkan kinerja luar biasa dalam permesinan permukaan melengkung tiga dimensi.

Kualitas permukaan: Dengan pemilihan parameter dan alat frais yang tepat, efek permukaan berkualitas tinggi dapat dicapai. Namun, dalam perlakuan permukaan yang sangat detail, hasilnya mungkin sedikit lebih rendah dibandingkan dengan bubut.

5. Efisiensi Pemrosesan

Pengolahan bubut CNC:

Efisiensi: Untuk bagian badan putar, efisiensi permesinan pada proses bubut relatif tinggi. Terutama untuk bagian poros panjang, keunggulan proses bubut sangat menonjol.

Siklus produksi: Cocok untuk produksi massal bagian badan putar. Waktu pergantian alat dan penyesuaian mesin relatif singkat.

Pengolahan frais CNC:

Efisiensi: Cocok untuk memproses berbagai bentuk geometris, terutama untuk bagian kompleks yang memerlukan pergantian alat berkali-kali dan beberapa tahap pemrosesan.

Siklus produksi: Untuk komponen yang kompleks, proses frais memerlukan waktu persiapan dan pemrograman yang lebih lama, namun proses frais terkoordinasi multi-sumbu dapat meningkatkan efisiensi pengolahan.

6. Struktur Peralatan

Bubut CNC:

Komponen utama: Termasuk alas mesin, kotak spindel, dudukan pahat, kepala ekor (atau penopang tengah), dan sistem kontrol numerik, dll.

Fitur desain: Menekankan gerakan rotasi benda kerja dan gerakan pemakanan linear alat potong.

Mesin Frais CNC:

Komponen utama: Termasuk alas mesin, spindel, meja kerja, tempat perkakas, dan sistem CNC, dll.

Fitur desain: Menekankan rotasi alat potong dan gerakan terkoordinasi multi-sumbu dari meja kerja (atau alat potong).

7. Ruang Lingkup Aplikasi

Pengolahan bubut CNC:

Industri aplikasi: Digunakan secara luas dalam pengolahan komponen poros dan cakram di industri seperti otomotif, dirgantara, dan manufaktur mekanik.

Komponen khas: poros mesin, roda, flens, selongsong poros, dll.

Pengolahan frais CNC:

Industri aplikasi: Diterapkan pada industri seperti pembuatan cetakan, pengolahan suku cadang kompleks, peralatan medis, kedirgantaraan, dll.

Suku cadang khas: rongga cetakan, suku cadang permukaan melengkung kompleks, casing produk elektronik, suku cadang peralatan medis, dll.

Secara keseluruhan, bubut CNC dan frais CNC masing-masing memiliki keunggulan dan cakupan aplikasi yang unik. Pemilihan metode pengolahan yang digunakan tergantung pada bentuk, ukuran, persyaratan presisi bagian tertentu, serta jumlah produksi. Kedua metode ini sering digunakan bersamaan untuk memenuhi kebutuhan pengolahan menyeluruh pada suku cadang kompleks.

Sebelumnya : Apa saja peralatan dan karakteristik umum dari proses pemesinan CNC?

Selanjutnya : Pabrikan Wanhao menjelaskan secara rinci akurasi permesinan CNC